Festival Durian di Parimo Akan Digelar Mei 2023

oleh -16 Dilihat
Festival Durian di Parimo Akan Digelar Mei 2023
Rapat persiapan festival durian yang dipimpin langsung Bupati Parimo H. Samsurizal Tombolotutu, dan dihadiri pimpinan OPD di rumah jabatan Bupati, Selasa, 24 Januari 2023. (Foto: Prokopim Pemda Parimo)

Sumber : Prokopim Pemda Parimo

PARIMO, Redaksi RakyatFestival durian bakal digelar kembali di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pada Mei 2023.

Dalam kegiatan tersebut, Pemda Parimo mewacanakan pelaksanaan festival durian lokal dan nasional di dua tempat berbeda.

Hal itu ditandai dengan rapat persiapan festival durian yang dipimpin langsung Bupati Parimo H. Samsurizal Tombolotutu, dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa, 24 Januari 2023.

Rapat yang dilaksanakan di rumah jabatan (Rujab) Bupati Parimo tersebut mengagendakan pembahasan teknis berdasarkan hasil konsultasi tim Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo di Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Holtikultura di Jakarta.

Kepada Dirjen Holtikultura, Pemda Parimo menyampaikan upaya pengembangan hasil perkebunan dan pertanian unggulan daerah berupa buah durian sebagai salah satu komuditi yang akan dikemas menjadi brand lokal daerah setempat dalam festival tahun.

Menurut Bupati Samsurizal, hasil konsultasi tersebut secepatnya ditindaklanjuti oleh OPD teknis.

Ia juga meminta OPD, agar segera membuat perencanaan dan evaluasi yang menjadi masukan seperti teknis penyelenggaraan dan gelarannya.

“Saat ini pihak Kementerian telah menunggu roundown pelaksanaan festival durian nasional yang akan dilaksanakan di Kabupaten Parigi Moutong hingga besok sore. Hal ini harus secepatnya diselesaikan,” ujar Samsurizal.

Terkait pelaksanaan festival durian lokal, kata dia, OPD terkait akan melakukan koordinasi ke kecamatan-kecamatan.

Selanjutnya, OPD terkait akan memilih kecamatan yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan festival durian lokal.

Sedangkan festival durian nasional diwacanakan pelaksanaannya di objek wisata Pantai Mosing, Kecamatan Tinombo Selatan.

Begitu pula dengan jadwal pelaksanaannya, OPD terkait ditekankan untuk menyesuaikan pelaksanaan kedua festival tersebut pada saat panen buah durian.

Dia berharap, pelaksanaan festival tersebut dapat memperkenalkan Kabupaten Parimo sebagai daerah penghasil buah durian terbesar di Indonesia melalui konsep pertanian dan perkebunan berkelanjutan berbasis teknologi.

“Itu menjadi harapan Pemda Parimo dalam pelaksanaan festival durian tersebut,” tandasnya.