Pengerjaan PLBN Jagoi Babang Selesai November 2022

oleh -76 Dilihat
Pengerjaan PLBN Jagoi Babang Selesai November 2022
Foto: dok Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.

Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Redaksi Rakyat Pengerjaan fisik Pos Lintas Batas Negara (PLBN) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditargetkan selesai pada Oktober 2022.
Saat ini pengerjaan PLBN Terpadu Jagoi Babang yang terletak di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, telah mencapai 89,21 persen.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pembangunan PLBN tidak hanya bertujuan untuk pos lintas batas negara. Namun juga akan didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan demikian kehadiran PLBN akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

Hal ini sebagai bentuk dukungan Kementerian PUPR dalam percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang PLBN Terpadu Jagoi Babang.

“Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk, namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan,” ujar Menteri Basuki.

Pengerjaan fisik PLBN Terpadu Jagoi Babang menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN 2020-2022 (MYC) sebesar Rp209,14 miliar.
Dalam sepekan, jumlah pelintas yang melintasi PLBN Jagoi Babang mencapai 100-150 orang.

PLBN Terpadu Jagoi Babang dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BBPW) Provinsi Kalimantan Barat Ditjen Cipta Karya. Pembangunan PLBN ini terdiri dari tiga zona bangunan, yakni zona inti, zona penunjang satu dan dua.

Zona inti terdiri dari bangunan PLBN inti, car wash, power house, gudang sita, tempat penampungan sementara sampah (TPS), gerbang Tasbara, pos pemeriksaan imigrasi, toilet dan peralatan X-Ray. Untuk zona penunjang satu terdiri dari bangunan wisma dan mess pegawai.
Sedangkan zona penunjang dua terdiri dari bangunan Masjid, kapel, pasar dan mini terminal.

Kepala BPPW Kalimantan Barat Deva Kurniawan Rahmadi mengatakan kehadiran PLBN Terpadu Jagoi Babang ini memiliki nilai strategis bagi Indonesia.

“PLBN Terpadu Jagoi Babang ini merupakan beranda terdepan Indonesia karena hanya berjarak sekitar 60 km dengan Ibukota Negara Bagian Sarawak, Malaysia Timur, yang dapat ditempuh hanya dengan 1,5 jam perjalanan,” kata Deva.

Pembangunan PLBN Terpadu Jagoi Babang merupakan salah satu bagian dari program pembangunan 11 PLBN yang diatur dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Sebelumnya, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan tiga PLBN Terpadu lainnya di Kalimantan Barat, yakni PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau, PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, dan terakhir PLBN Badau di Kabupaten Kapuas Hulu.