Tim SAR di Lokasi Banjir Torue Fokus Cari Petunjuk

oleh -84 Dilihat
Tim SAR di Lokasi Banjir Torue Fokus Cari Petunjuk
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu Andreas Hendrik Johannes memberikan keterangan saat meninjau secara langsung operasi SAR korban banjir di Desa Torue di hari ke tujuh, Rabu, 3 Agustus 2022. (Foto: Screenshot video dok Basarnas Palu)

Penulis : Roy Lasakka Mardani

Redaksi Rakyat Operasi SAR pencarian empat korban hilang akibat banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, di hari ke tujuh belum membuahkan hasil.
Meski demikian, operasi SAR korban banjir di Desa Torue telah ditetapkan penambahan masa waktu pelaksanaannya hingga 10 hari kedepan, tepatnya pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Hanya saja, menurut Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu, Andreas Hendrik Johannes, jika dalam waktu tiga hari tim SAR menemukan tanda-tanda atau petunjuk dari keempat korban, operasi akan dilanjutkan. Jika tidak, operasi SAR akan ditutup sementara. Seraya menunggu dan memantau perkembangan selanjutnya.

“Kami juga akan terus berkoordinasi dengan BPBD setempat selaku koordinator dalam tanggap darurat bencana,” ujar Andreas Hendrik Johannes saat meninjau langsung operasi SAR, Rabu, 3 Agustus 2022.

Penambahan masa waktu operasi selama tiga hari akan dimaksimalkan.
Hal itu sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Proses pencarian selama tiga hari ini menyisir kembali seluruh lokasi yang telah dilakukan pencarian sebelumnya.
Bahkan menambah luas wilayah pencarian.

“Jika dalam waktu tiga hari tim SAR menemukan tanda-tanda dari korban, operasi akan dibuka kembali,” tandasnya.