Kades Air Panas Sebut Aktifitas Tambang Kayuboko Penyebab Banjir

oleh -807 Dilihat
Kades Air Panas Sebut Aktifitas Tambang Kayuboko Penyebab Banjir
Sejumlah warga tengah mengamankan barang berharga miliknya dan membersihkan sisa-sisa banjir yang merendam rumah mereka, Jum'at, 20 Mei 2022. (Foto: KOMPAS SULAWESI/Ahmad)

Laporan : Abd. Farid | Editor : Roy Lasakka Mardani

Redaksi Rakyat Kepala Desa (Kades) Air Panas, Ruslin Daeng Paha, menyebut aktifitas pertambangan emas di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat menjadi penyebab terjadinya banjir pada Kamis malam, 19 Mei 2022.

Menurutnya, hal itu dapat dilihat dari letak geografis Desa Kayuboko yang berada dibagian atas desa yang dipimpinnya.

“Sudah pasti, banjir yang terjadi malam itu akibat aktifitas tambang emas di Desa Kayuboko,” tegas Ruslin, kepada sejumlah wartawan, Jum’at, 20 Mei 2022.

Dia menyebutkan, banjir yang diakibatkan aktifitas tambang emas tersebut menyebabkan sekira 60  kepala keluarga (KK) di Desa Air Panas terdampak.

Sebagai aparat desa setempat, dirinya wajib memberikan kenyamanan terhadap warganya.

Bahkan, ia mengaku telah melakukan upaya, meminta solusi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar menindaklanjuti aktifitas tambang emas di Desa Keyuboko.

Tujuannya, agar banjir yang terjadi tidak terulang kembali. Mengingat saat ini masih musim penghujan.

Olehnya, ia meminta agar Pemda Parimo dapat sesegera mungkin memediasi persoalan tersebut untuk menghindari terjadinya keributan antar desa.

“Hal itu untuk menjamin, agar tidak akan ada lagi banjir,” katanya.

Salah seorang warga terdampak banjir di Desa Air Panas, Sahlan, dengan tegas menyebut Pemerintah Desa (Pemdes) Kayuboko tidak bersinergi untuk mengantisipasi dampak banjir.

Menurutnya, harus ada komunikasi yang baik antara Pemdes Kayuboko dan Air Panas dengan melibatkan masyarakat untuk bekerjasama sebagai upaya mengantisipasi terjadinya banjir.

Ia juga berpendapat, banjir yang terjadi ini merupakan awal dan dipastikan bakal terjadi kembali dikemudian hari dengan kondisi, yang lebih parah lagi.

“Kondisi ini harus diantisipasi dari saat ini,” katanya.

Diketahui, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Kamis, 19 Mei 2022, sekira pukul 18.00-19.30 WITA, membuat warga di Desa Air Panas mulai khawatir.

Ditambah lagi, saat terjadinya hujan lebat, debet air sungai mulai naik.

Tepat pada pukul 20.11 WITA, air sungai telah meluap dan memasuki sebagian rumah-rumah warga di Desa Air Panas.