Satgas Covid-19 Sulteng: Jangan Kendor Terapkan Prokes

oleh -4851 Dilihat
Satgas Covid-19 Sulteng: Jangan Kendor Terapkan Prokes
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau masyarakat di seluruh daerah agar tidak kendor menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19. (ilustrasi). (Foto: Republika/Putra M. Akbar)

Sumber : Republika.co.id

Redaksi Rakyat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau masyarakat di seluruh daerah agar tidak kendor menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19. Penerapan prokes dinilai perlu tetap dilakukan meski kasus Covid-19di Sulteng terus menurun.

Sulteng masih berada dalam pandemi Covid-19 dan masih ada warga yang terpapar Covid-19 sehingga potensi Covid-19 memaparkan warga secara luas masih cukup besar.

“Tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah jika tidak ada keperluan penting,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulteng Adiman di Kota Palu, Selasa, 17 Mei 2022.

Dia tidak ingin penurunan kasus Covid-19 di Sulteng membuat masyarakat mengendorkan penerapan prokes karena berpotensi kembali meningkatkan kasus warga yang terpapar Covid-19.

“Semoga Sulteng dapat segera keluar dari pandemi Covid-19 dan masuk pada masa pendemi sehingga prokes tidak perlu lagi diterapkan secara ketat. Untuk sekarang kita masih harus terapkan prokes ketat,” harapnya.

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Provinsi Sulteng, hingga Senin (16/5), secara kumulatif 60.783 orang di Sulteng terpapar Covid-19. Dari 60.783 orang tersebut, 59.051 orang dinyatakan telah sembuh, 1.722 orang meninggal dunia, dan 10 orang terpapar Covid-19 masih menjalani pengobatan hingga sembuh.

“10 orang terpapar Covid-19 yang masih menjalani perawatan berada di sejumlah daerah, antara lain tiga orang di Kabupaten Morowali Utara, dua orang di Banggai Laut, dua orang di Donggala, satu orang di Sigi, Tojo Una-Una, dan Tolitoli,” ucapnya.