Pemekaran 2 DOB, Pemda Parimo Tentukan Batas Lahan Infrastruktur

oleh -782 Dilihat
Pemekaran 2 DOB, Pemda Parimo Tentukan Batas Lahan Infrastruktur
Bupati H. Samsurizal Tombolotutu saat menyaksikan langsung proses penentuan dan batas wilayah infrastruktur DOB Tomini Raya dan Moutong, Senin, 25 April 2022. (Foto: doc Diskominfo Parimo)

Penulis : Diskominfo Parimo | Editor : Roy Lasakka

Redaksi Rakyat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melakukan penentuan batas lahan infrastruktur ibu kota dua calon Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Kabupaten Tomini Raya dan Moutong, Senin, 25 April 2022.

Hal itu sebagai bentuk kesiapan Pemda Kabupaten Parimo untuk pemekaran Kabupaten Tomini Raya dan Moutong.

Dalam penetapan titik koordinat dan penentuan batas lahan Infrastruktur dua DOB tersebut dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), BPN Parimo dan Bidang Pertanahan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) setempat.

Selain itu, Bupati H. Samsurizal Tombolotutu turut menyaksikan penentuan dan penetapan batas lahan dua DOB yang dimulai dari lokasi

 Kabupaten Parigi Moutong yang bandar udara serta kawasan perkantoran di Desa Moian, Kecamatan Taopa.

Menurut Bupati Samsurizal, sesuai hasil pertemuan bersama pejabat pertanahan, perlu dilakukan penentuan lahan di dua DOB untuk pembangunan infrastruktur yang masing-masing seluas 50 hektar.

“Hari ini sudah kita pastikan batas-batas lahannya dan sudah ditandai patok,” ujarnya.

Pada 23 Mei 2022, kata dia, tim pemekaran pusat akan datang meninjau secara langsung untuk mengetahui kesiapan Pemda Parimo.

Tim pemekaran pusat ini terdiri dari 27 orang. Termasuk dari pakar hukum yang membuat Rancangan Undang Undang (RUU) pemekaran DOB Tomini Raya dan Moutong.

Dari RUU dua DOB ini, nantinya nanti akan menjadi undang-undang.

“Insya Allah mereka akan mantapkan naskah akademik atau penulisan ilmiah dari hasil peninjauan. Satu bulan kemudian atau tepatnya 6 Juni 2022, mereka akan datang lagi untuk memastikan tulisan atau peninjauan mereka,” katanya.