Pelaksana Umroh 2022, Kemenag Parimo Tak Berangkatkan Jemaah

oleh -388 Dilihat
Pengelola Seksi Haji dan Umroh Kemenag Parimo, Jumadil Akbar. {foto : Wawa}

Penulis : Wawa Toampo

Redaksi Rakyat – Kementerian Agama (Kemenag) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, putuskan tidak memberangkatkan jemaah ke tanah suci, meskipun pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan tentang uji coba pelaksanaan ibadah umroh di 2022.

“Keputusan itu adalah hasil koordinasi Kemenag bersama dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU),”ungkap Pengelola Seksi Haji dan Umroh Kemenag Parimo, Jumadil Akbar, saat ditemui di Parigi, Jum’at 21 Januari 2022.

Dia menyebut, pertimbangan menunda keberangkatan umroh, selain karena munculnya varian baru omnicorn, pihak penyelenggara juga mengaku dilema.

Keberangkatan umroh saat ini, harus mentaati protokol kesehatan ketat, yang akan berdampak pada naiknya biaya keberangkatan umroh.

Sebab, tes PCR yang dilakukan sebanyak empat kali dalam perjalanan, ada juga pemberlakuan karantina selama tujuh hari.

“Jika pengeluarannya dibebankan ke pihak penyelenggara, otomatis akan ada pembengkakan biaya keberangkatan,” ujarnya.

Menurutnya, jika dibebankan pembiayaan tersebut ke masing-masing jemaah, kemungkinan hanya mampu dipenuhi beberapa orang tertentu saja.

Kemenag Parimo sebagai regulator dan pengawas dalam penyelenggaraan ibadah umroh, memiliki tanggung jawab agar jemaah untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

Dia menulai, hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya bersama PPIU, merupakan keputusan yang terbaik saat ini.

“Semoga Pandemi ini segera berakhir, agar jemaah bisa kembali berangkat umroh dan pelaksanaan ibadah haji bisa terlaksana,” pungkasnya.