Kesbangpol Parimo Kucurkan 1,43 Miliar Dana Pembiayaan Parpol

oleh -116 Dilihat
Sakti Lasimpala, Kepala Badan Kesbangpol Parigi Moutong. foto : istimewah

Penulis : Novita

REDAKSI RAKYAT Sebesar Rp1,43 miliar dana pembinaan Partai Politik (Parpol) tahun 2021, dikucurkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Jadi ini sekaitan dengan kegiatan pembinaan Parpol, dan ini menjadi tanggungjawab yang akan dilekatkan pada OPD kami,” kata Kepala Badan Kesbangpol Parigi Moutong, Muhamad Sakti Lasimpala saat ditemui, Senin 13 September 2021.

Menurut dia, proses penyaluran dana pembinaan itu telah dimulai sejak, dua minggu terakhir, dengan alokasi nominal dana untuk masing-masing Parpol berbeda-beda. Sebab, mengacu pada jumlah perolehan suara pada saat Pemilihan Umum (Pamilu) beberapa waktu lalu.

“Ini masih menggunakan standar lama, satu suara dihargai Rp 4.500. Jadi, perolehan suara Parpol di kali Rp 4.500, itulah nilai yang menjadi bantuan pembinaan Parpol dan menjadi hak dari masing-masing Parpol.” jelasnya.

Selaku pihak yang diberikan tanggungjawab untuk melakukan pembinaan terhadap Parpol, diharapkan dana itu dapat dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan.

Hal itu berkaitan dengan kegiatam Parpol, yang merujuk kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor : 78 tahun 2020 perubahan atas Permendagri  Nomor : 36 tahun 2018, tentang tata cara penghitungan, penganggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tertib administrasi pengajuan, dan laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan Parpol.

“Karena kami berharap, diakhir pelaksanan kegiatanya melakukan pertanggungjawaban itu sesuai dengan apa yang disyaratkan oleh Kemendagri terhadap penggunaan dan Parpol itu. Jangan nanti diakhir dana itu digunakan ke hal-hal lain yang tidak pantas untuk di biayai,” kata dia.

Dia juga berharap, Parpol dapat bergerak secara maksimal dan efeknya, sehingga terjadi pergerakan politik untuk meningkat partisipasi pemilih.

Artinya, jika hal itu bisa tercapai maka seluruh masyarakat Parigi Moutong telah memiliki hak untuk menyalurkan pilihnya, berdasarkan ketentuan. Selain itu, Parpol juga dinilai telah bekerja maksimal, misalnya dengan melakukan sosialisasi dan pendidikan politik terhadap konstituen-konstituennya.

“Kesbang ini tidak melihat dari warna benderanya, tetapi melihat dengan secara keseluruhan. Sehingga, harapnya benar-benar Parpol dapat bersinergi dengan sesama Parpol, dan Pemda dalam hal ini Kesbangpol,” ucapnya.