Dishub Parimo Usulkan Rp276 Juta Untuk Operasional Balai PKM di Toboli

oleh -94 Dilihat

Penulis : Novita

REDAKSI RAKYATDinas Perhubungan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan mengajukan anggaran sebesar Rp276 juta lebih  untuk mengoperasionalkan kembali Balai Pengujian Kendaraan Bemotor (PKB) di Toboli, Kecamatan Parigi Utara.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak DPRD, lewat rapat komisi III dua bulan lalu. Kalau memang Balai PKB ini bisa memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pembiayaannya harus dipenuhi,” ungkap Kepala Dishub Parigi Moutong, Arman Maulana saat ditemui, Selasa 14 September 2021.

Menurut dia, dalam rancangan anggaran yang telah disusun pihaknya, terdapat beberapa komponen pendukung operasional Balai PKB harus dibiayai, diantaranya penambahan daya listrik 40 KPA kurang lebih sebesar Rp100 juta.

Kemudian kata dia, pembiayaan aplikasi sebesar Rp87 juta lebih, kalibrasi alat uji sebesar Rp8 juta, dan pembiayaan petugas kalibrasi.

“Pembiayaan petugas kalibrasi ini, untuk insentif mereka, biaya makan minum, penginapan selama melalukan perbaikan kalibrasi alat uji, dan tranportasi mereka,” jelasnya.

Dia mengatakan, penganggaran pembiayaan Balai PKB itu tidak bisa dilakukan secara bertahap, sebab proses pengadaan dan perbaikan berbagai kompenonennya dilakukan satu paket.

Sehingga, ketika pemerintah hanya mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan penambahan daya listrik saja ditahap awal, atau sebaliknya. Balai PKB itu tidak akan bisa langsung beroperasi dan memberikan kontrobusi PAD.

“Ini adalah paket, kalau satu tidak terpenuhi jelas ini tidak akan berfungsi. Kami harapkan ini diaetujui, karena berkaitan dengan PAD jadi harus digenjot,” ujarnya.

Dia menyebut, apabila pemerintah daerah memberikan dukungan anggaran sebesar Rp276 juta kepada pihaknya, dipastikan dalam kurun waktu dua tahun kedepan total pembiayaan tersebut dapat dikembalikan lagi ke daerah melalui kontribusi PAD.

Apalagi, alat uji kendaraan bermotor itu hanya dimiliki oleh Parigi Moutong, dan bisa dipastikan kendaraan bermuatan baik didalam daerah maupun luar daerah, akan melakukan pengujian di Balai PKM itu.

“Rujukan sekarang di Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Semoga saja pemangku kepentingan bisa menyetujui ini, karena jika beroperasi kendaraan bermuatan di seluruh Sulawesi Tengah akan kesini,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan berbagai sektor lainnya untuk memberikan kontribusi PAD, diantaranya parkir tepi jalan, terminal, bus, dan dua sektor terbaru adalah papan reklame serta kepelabuhanan.